Halo moms! Sadar atau tidak, saat ini rumah tangga menjadi konsumen listrik terbesar secara global di saat kita begitu membutuhkan pengurangan emisi karbon. Ya, rumah mengkonsumsi lebih banyak energi daripada yang kita pikirkan selama ini. Energy Information Administration (EIA) melalui data International Energy Outlook 2019 menunjukkan bahwa konsumsi energi di rumah diperkirakan akan meningkat sebesar 65 persen pada tahun 2050. Sebuah studi yang dilakukan oleh E.ON Energy juga menemukan bahwa 89 persen calon pembeli rumah menginginkan tempat tinggal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Namun demikian, banyak dari kita, mulai dari pemilik rumah, developer , hingga pemerintah, sedang mencari cara untuk mengurangi penggunaan energi di rumah. Baca juga: Menghindari Kebakaran Rumah dengan Teknologi Smart Home Teknologi smart home memang bisa menjadi jawabannya. Namun, banyak yang mungkin bertanya apakah itu adalah sesuatu yang bisa dikelola oleh pemilik rumah secara prak...