Langsung ke konten utama

Postingan

Schneider Electric Dapat Dua Penghargaan Dalam Menciptakan Lingkungan Kerja yang Kondusif

Schneider Electric Indonesia kembali dipercaya untuk kedua kalinya memperoleh sertifikasi Great Place to Work. Tidak hanya itu, baru-baru ini The HR Excellence Awards 2022 juga memberikan penghargaan  sebagai salah satu perusahaan terbaik dalam  diversity, equity, and inclusion . The HR Excellence Awards merupakan salah satu penghargaan HR bergengsi yang diselenggarakan oleh HumanResourcesOnline.net untuk keempat kalinya di Indonesia. Adapun sertifikasi Great Place to Work ini diperoleh  bersama dengan lima kantor perwakilan Schneider Electric lainnya di Asia Tenggara. Baca juga:  Melihat Fungsi Edge Computing untuk Memaksimalkan Potensi Teknologi AI Penghargaan tersebut didapati dari survei yang dilakukan oleh Great Place to Work kepada lebih dari 11.000 karyawan Schneider Electric di enam  kantor perwakilan  di Asia Tenggara untuk mengetahui kepuasan, kepercayaan, dan dampak yang dirasakan karyawannya selama bekerja di perusahaan. Cluster President Schneider Electric Indone
Postingan terbaru

Melihat Fungsi Edge Computing untuk Memaksimalkan Potensi Teknologi AI

Hi moms! P emimpin transformasi digital dalam pengelolaan energi dan au tomasi ,  Schneider Electric , mengungkapkan bahwa pemanfaatan  artificial intelligence  (AI) perlu ditunjang dengan sistem arsitektur teknologi informasi (IT) yang aman, dapat memproses data secara cepat, dan tanpa latensi untuk meningkatkan ketahanan dan keandalan operasional.  Edge computing , dalam hal ini, memungkinkan manajer IT dan manajer operasional mengelola dan mengolah data lebih dekat dengan sumbernya. Selain itu juga bisa mempersingkat proses transmisi data sehingga analisis data secara  real time  dapat dilakukan dengan lebih akurat, tanpa kendala jaringan. AI telah terbukti dapat menghadirkan berbagai terobosan dan membawa manfaat luar biasa yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan bagi berbagai industri dan fungsi bisnis. Baca juga:  Manfaatkan Tenaga Surya untuk Listrik di Rumah T atanan normal baru ( new normal)  juga turut mendorong adopsi AI dan teknologi m achine l earning  (ML)  untuk

Schneider Electric Dukung Industri di Era Electricity 4.0

Hi moms! Pemanfaatan teknologi digital dikombinasikan dengan listrik akan semakin luas dan masif. Salah satunya adalah untuk pengembangan kendaraan listrik yang kian gencar digalakkan untuk mencari alternatif bahan bakar fosil yang lebih ramah lingkungan dan dapat diperbarui. Hal inilah yang membawa kita pada era Electricity 4.0 . Era di mana listrik dan digital saling bergantung serta tidak lagi dapat dipisahkan satu sama lain. Tentu saja listrik menjadi alternatif yang tepat karena merupakan vektor terbaik untuk dekarbonisasi. Sementara itu, teknologi digital yang disematkan pada kendaraan listrik memungkinkan pemiliknya memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap performa kendaraannya untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi. Baca juga: Schneider Electric Promosikan Lingkungan Sekolah Hijau Di sektor retail dan fashion, teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) juga mulai dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman baru bagi konsumen.  Hal ini be

Upaya Schneider Electric Wujudkan Potensi Penuh Indonesia di Era Industri 4.0

Hi moms! Schneider Electric ,  pemimpin transformasi digital dalam pengelolaan energi dan automasi , menyerukan bahwa industri masa depan perlu menciptakan bisnis yang lebih eko-efisien, gesit, dan tangguh melalui  penerapan automasi industri yang terbuka, kolaboratif, serta berpusat pada  software . Dalam acara pembukaan Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022, Schneider Electric juga berbagi tentang pengalaman dalam mentransformasi pabriknya di Batam dan Cikarang menuju  smart and sustainable factory . Schneider Electric juga menampilkan rangkaian solusi dan teknologi automasi yang dapat mendukung pelaku industri di Indonesia untuk mewujudkan hal tersebut. Baca juga:  Schneider Electric University Buka Kesempatan Pelajar untuk Belajar Data Center secara Gratis Business Vice President Industrial Automation Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan dal am kata sambutannya mengatakan, d i tengah adaptasi terhadap adopsi teknologi, sektor industri juga meng

Schneider Electric Manfaatkan Teknologi Digital untuk Sustainability

Hi moms! P emimpin transformasi digital dalam pengelolaan energi dan au tomasi , Schneider Electric mengumumkan  kerja samanya dengan Claroty. Claroty sendiri merupakan perusahaan keamanan terkemuka untuk sistem siber-fisik ( cyber-physical ) lintas industri,  layanan  kesehatan , dan lingkungan komersial . Melalui kerja sama tersebut, kedua perusahaan mengeluarkan layanan terbaru untuk  connected service  yang dilengkapi dengan  Cybersecure Remote Connection . Baca juga:  Mengenal Lebih Jauh Pabrik Pintar Schneider Electric Cikarang APAC Connected Service Lead Schneider Electric Jessica Owen mengatakan, p emeliharaan  cyber security  untuk aset fisik adalah hal yang sangat penting. Tanpa  memiliki  cara ter koneksi  yang aman secara siber,  tim  service  akan mengalami keterbatasan, baik dalam melaksanakan dukungan dari  jarak jauh  melalui saluran telepon maupun  kunjungan langsung ke lokasi yang memakan biaya dan waktu . "Solusi bersama dengan Claroty memberikan 

2 Alat Ini Berguna untuk Manfaatkan Tenaga Surya untuk Listrik di Rumah

Hi moms! P emanfaatan energi terbarukan di sektor rumah tangga dapat menjadi solusi untuk mengatasi tantangan ganda kelistrikan di Indonesia. Produk dan solusi listrik berbasis tenaga surya untuk sektor rumah tangga saat ini telah tersedia dan dapat menjadi langkah awal untuk mulai beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan . Sebagaimana kita ketahui, pemerintah Indonesia terus mengupayakan perluasan pemerataan akses listrik ke wilayah-wilayah terpencil. Baca juga:  Pada 2025, Pabrik Schneider Electric di Cikarang Manfaatkan 100 Persen Energi Terbarukan Namun di sisi lain, pemerintah juga memiliki urgensi untuk menekan emisi karbon agar dapat mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29 persen pada 2030. Business Development & Marketing Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Reza Syarif mengatakan, s ektor rumah tangga  merupakan salah satu konsumen  listrik  terbesar dan menyumbang emisi karbon yang tidak sedikit bagi  Indonesia .

Schneider Electric University Buka Kesempatan Pelajar untuk Belajar Data Center secara Gratis

Schneider Electric  menginisiasi Schneider Electric University sebagai platform pendidikan digital  vendor-agnostic  yang memiliki akreditasi continuing professional development ( CPD ) . Memang, kebutuhan tenaga kerja pada bidang  data center  (pusat data) terus meningkat dari tahun ke tahun. Penelitian dari  Uptime Institute Annual Data Center Survey 2021  menunjukkan,  kebutuhan tenaga kerja  data center   secara global bertumbuh  dari sekitar 2 juta karyawan pada 2019  menjadi hampir  lebih dari  2,3 juta  karyawan  pada 2025. Namun, 32  persen  responden  perwakilan perusahaan pada survei tersebut  mengalami kesulitan  dalam  mempertahankan staf  dan  sekitar 47  persen  kesulitan mencari kandidat yang memenuhi syarat  terhadap  lowongan yang tersedia. Baca juga:  3 Tips Menjadikan Hunian Menjadi Smart Home Bisa dibilang, m e rekrut  dan mempertahankan tenaga kerja  berkualitas  dalam industri  data center  sedang  dalam titik  kritis.  Padahal, sektor ini  menjadi jantung eko