Langsung ke konten utama

Langkah Schneider Electric Dukung Perusahaan Lintas Industri Capai Keberlanjutan Bisnis

Upaya Schneider Electric mewujudkan net-zero emission pada 2030

Hai moms!

Untuk membantu para mitra dan perusahaan mengurangi emisi karbon, Schneider Electric mengadakan acara Innovation Summit Indonesia 2021. Acara ini merupakan bagian dari Innovation Summit World Tour, yakni sebuah konferensi tahunan unggulan Schneider Electric setiap tahun.

Pada konferensi tersebut, Schneider Electric membahas langkah-langkah mengatasi tantangan iklim global dan memberikan wawasan kepada pelanggan, mitra, regulator, dan pembuat kebijakan mengenai cara-cara mengurangi emisi dengan cepat untuk mendekarbonisasi ekonomi dunia.

Peserta juga menyaksikan langsung berbagai inovasi digital Schneider Electric yang mendukung sustainability serta mempelajari lebih lanjut tentang electricity 4.0 dan next-generation automation.

Baca juga: Begini Pengelolaan Edge Data Center yang Cerdas dan Berkelanjutan

Selama dua hari penyelenggaraan, Innovation Summit Indonesia 2021 diisi oleh pemaparan dan presentasi dari para ahli transformasi digital dan sustainability lintas negara dengan sesi tanya jawab interaktif, strategy talk yang akan menghadirkan testimonial klien terkait perjalanan transformasi digitalnya dalam mencapai tujuan sustainability, serta virtual tour Pabrik Pintar Schneider Electric di Batam.

Ada pula virtual tour tersebut memperlihatkan secara langsung bagaimana implementasi teknologi digital membangun model bisnis dan operasional baru yang lebih lincah, andal, efisien, dan sustainable.

Akhir-akhir ini, Schneider Electric memang giat mengajak para pemangku kepentingan dunia untuk mempercepat aksi iklim dan mengurangi separuh emisi karbon dioksida (CO2) pada 2030.

Baca juga: 1,3 Ton Makanan Terbuang Tiap Tahun, Bagaimana Solusi Mengatasinya?

Cluster President Schneider Electric Indonesia and Timor Leste Roberto Rossi mengatakan, digitalisasi dengan sistem automasi universal yang dikombinasikan dengan elektrifikasi dan pemanfaatan sumber energi terbarukan merupakan cara paling efektif dalam percepatan pengurangan emisi karbon.

“Di Schneider Electric, kami telah memulai perjalanan membangun sustainability sejak 15 tahun yang lalu. Dengan menggabungkan antara pengalaman, keahlian dan inovasi digital, kami siap menjadi mitra digital bagi para mitra dan pelanggan kami dalam mencapai tujuan sustainability mereka,” ujar Roberto.

Diskusi para ahli

Dalam rangkaian strategy talk dan expert learning session pada acara Innovation Summit Indonesia 2021, Schneider Electric mengundang General Manager PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya  Doddy B Pangaribuan yang akan mengulas topik “Beyond Electric Vehicle and Chargers: The Keys to Unlock The Future of eMobility”. 

Peserta juga dapat mendengarkan perjalanan transformasi digital PT Amerta Indah Otsuka, produsen makanan dan minuman seperti Pocari Sweat dan Soyjoy dengan topik “End-to-End Traceability in Food & Beverage: the Key Ingredients to Sustainable Supply Chains”.

Baca juga: Ngeri! Perubahan Iklim Semakin Nyata, Pemerintah Dunia Harus Mempercepat Upaya Dekarbonisasi

Pada kesempatan tersebut, Plant Manager Sukabumi PT Amerta Indah Otsuka Wheny Utoyo dan Strategic Specialist Sales Manager APAC-AVEVA Mikael Van Der Sluis berbagi wawasan bagaimana integrasi dan digitalisasi seluruh rantai suplai dapat mendukung industri makanan dan minuman dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Keterlibatan seluruh pihak dalam membangun ekosistem kemitraan yang saling mendukung akan dapat mempercepat tercapainya tujuan net-zero emission,” kata Roberto.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Dinding Rumah Tampil Stylish dengan Biaya Murah

Halo moms! Mempercantik tampilan dinding rumah tidak melulu harus mengubah warna cat atau motif wallpaper . Tahukah moms bahwa aksen  stylish  pada dinding ruangan juga dapat diciptakan dengan mengubah tampilan sakelar dan stop kontak? Wow, menarik, ya? Tidak hanya itu, memperbarui sakelar dan stop kontak secara berkala juga berguna untuk menjaga perangkat elektronik di rumah lebih aman dan mencegah korslerting listrik. Baca juga:  3 Teknologi Schneider Electric Ini Bantu Industri Mamin Tempuh Transformasi Digital Untuk mewujudkan hal tersebut, Schneider Electric , perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan automasi menghadirkan AvatarOn . AvararOn merupakan rangkaian produk sakelar dan stop kontak dengan desain  stylish , personal, dan multifungsi. Produk tersebut cocok bagi moms yang menginginkan kombinasi estetika dan fungsional maksimal untuk kenyamanan rumah. Operational Offer Manager Schneider Electric Indonesia Niken Widyasti mengatakan, karakterist

Smart Living, Gaya Hidup Masyarakat di Era Disrupsi

Hi moms! Pemanfaatan teknologi digital di sektor properti, mulai dari gedung komersial, apartemen, hingga perumahan terus meningkat. Tidak sedikit pula pengembang properti yang menawarkan konsep  smart living  sebagai nilai jual.  Akses dan kualitas jaringan internet yang semakin baik, ketersediaan produk rumah tangga yang sudah dilengkapi dengan internet of things (IoT), dan konsumen yang   terampil dalam penggunaan tekonologi menjadi pendorong meningkatnya minat konsumen terhadap konsep hunian pintar. Pada dasarnya, ada tiga faktor penting dalam membuat perencanaan sistem  smart living yang harus diperhatikan. Baca juga:  Konsep Hunian Smart Living Jadi Tren, Schneider Electric Hadirkan Schneider Living Space Pertama, teknologi smart living yang hendak digunakan harus memenuhi kebutuhan pemilik hunian dalam meningkatkan kualitas hidupnya. Kedua, sistem smart living yang digunakan harus disesuaikan dengan spesifikasi teknis dari beban listrik di rumah. Ketiga, menentukan

Electricity 4.0 untuk Menuju Net-Zero Emission

Hai moms! Sebagai bagian dari ambisi untuk mendorong inovasi berkelanjutan dan membangun  roadmap   net-zero emission , Schneider Electric mendorong perusahaan di berbagai sektor untuk berinovasi dan beralih ke sistem terbuka. Schneider Electric pun membeberkan langkah-langkahnya pada acara Innovation Summit Indonesia 2021. Pada acara ini, Schneider Electric memperkenalkan inovasi digital untuk pengurangan karbon di rumah, gedung,  data center , jaringan listrik, dan industri. Business Vice President Power Products and Digital Energy Schneider Electric Indonesia and Timor Leste Martin Setiawan mengatakan, bangunan atau gedung merupakan landasan dekarbonisasi global yang mengonsumsi lebih dari 50 persen listrik, sepertiga energi, dan menyumbang 40 persen emisi karbon global. Baca juga:  Langkah Schneider Electric Dukung Perusahaan Lintas Industri Capai Keberlanjutan Bisnis “Oleh karena itu, optimalisasi proses operasional dan percepatan pengambilan keputusan berbasis data  real-time